This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, May 6, 2026

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Kedai ADO Presisi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Resmikan Kedai ADO Presisi

 Wajah pelayanan kepolisian di Sumatera Selatan kini tampil lebih santai dan membumi. Polda Sumsel resmi menghadirkan Kedai ADO Presisi di Polrestabes Palembang sebagai ruang kolaborasi unik antara korps bhayangkara dengan masyarakat, khususnya komunitas ojek online (Ojol).

Diresmikan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., pada Selasa (5/5/2026), kedai yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim ini mengusung konsep segar: “Ngopi Presisi, Raso Palembang”.

Tak hanya satu, peresmian ini menandai serentaknya operasional 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres jajaran se-Sumatera Selatan.

Bukan tempat nongkrong biasa, Kedai ADO Presisi berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang dilengkapi bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, mushola, hingga ruang dialog terbuka.

Inovasi ini bertransformasi dari “Rumah Ojol” menjadi wadah komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.

Irjen Pol Sandi Nugroho didampingi Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, saat di wawancarai awak media menegaskan, bahwa kedai ini adalah bukti nyata bahwa Polri ingin selalu berada di tengah masyarakat tanpa sekat.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan. Ini bukan sekadar tempat fisik, tapi jembatan kepercayaan,” tegas Kapolda usai memberikan bantuan sosial secara simbolis.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Wijaya Mukmin, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program ini adalah langkah konkret implementasi kebijakan Kapolri tentang community policing (pemolisian masyarakat) yang lebih humanis.

“Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan. Kita ingin hambatan komunikasi antara polisi dan warga hilang di meja kopi,” ujar Kombes Pol Nandang.

Acara yang turut dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, dan jajaran TNI ini menunjukkan soliditas antar-instansi dalam membangun keamanan wilayah.

Dengan adanya fasilitas bengkel dan pencucian motor, kedai ini sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi komunitas pengemudi ojol.

Keberadaan 21 Kedai Kamtibmas dengan identitas lokal masing-masing di seluruh Sumsel kini menjadi simbol transformasi Polri yang semakin adaptif.

Ke depan, Polda Sumsel berkomitmen memperluas jaringan kedai ini agar manfaatnya merasuk hingga ke lapisan masyarakat paling bawah dan pelaku usaha mikro.

https://detik.in/2026/05/06/kapolda-sumsel-irjen-pol-sandi-nugroho-resmikan-kedai-ado-presisi/?feed_id=76771&_unique_id=69fb0d4aee02f

Tuesday, May 5, 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Pembalap Wanita Indonesia Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race 2026

Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://detik.in/2026/05/05/pembalap-wanita-indonesia-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=76381&_unique_id=69f9f7c6b2d12

Queens of the Circuit, Saat Perempuan Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race

Queens of the Circuit, Saat Perempuan Unjuk Gigi di Mandalika Kartini Race Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://detik.in/2026/05/05/queens-of-the-circuit-saat-perempuan-unjuk-gigi-di-mandalika-kartini-race/?feed_id=76303&_unique_id=69f9e6e1b7164

QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026 Perkuat Peran Perempuan dalam Dunia Motorsport Indonesia

QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026 Perkuat Peran Perempuan dalam Dunia Motorsport Indonesia Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://detik.in/2026/05/05/queens-of-the-circuit-mandalika-kartini-race-2026-perkuat-peran-perempuan-dalam-dunia-motorsport-indonesia/?feed_id=76225&_unique_id=69f9c4d6dbcca

QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026

QUEENS OF THE CIRCUIT – MANDALIKA KARTINI RACE 2026 Perkuat Peran Perempuan dalam Dunia Motorsport Indonesia Mandalika, 3 Mei 2026 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Krida Mataram sukses menyelenggarakan ajang balap “Queens of the Circuit – Mandalika Kartini Race 2026” yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ajang ini merupakan inisiatif untuk mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia motorsport Indonesia. Mengusung konsep one make race, seluruh peserta menggunakan kendaraan Toyota Agya 1200 cc, sehingga kompetisi berlangsung setara dengan fokus pada kemampuan dan keterampilan masing-masing pembalap. Sebanyak 8 (delapan) pembalap wanita terpilih mengikuti kompetisi ini. Para peserta dikurasi oleh Women in Motorsport (WIM) dan berasal dari berbagai disiplin balap di Indonesia, yaitu: * Alexandra – mantan pembalap Formula Renault Asia * Alinka – pembalap multi-disiplin (all-around racer) * Audya Anjani – pendatang baru asal Lombok * Belove Athaya – pembalap drifting * Clio Tjoannadi – pembalap gokart * Vivit Fariana – pembalap drag race dan sprint rally * Patricia Purnomo – pembalap drag race dan sprint rally * Ine Rosdiana – pembalap Radical Time Attack Tidak hanya para pembalap, ajang ini juga melibatkan seluruh unsur operasional yang didominasi oleh perempuan, baik di dalam maupun di luar lintasan. Mulai dari pengemudi safety car oleh Amara Angelica, hingga petugas grid, starter, finisher, dan berbagai peran teknis lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, meliputi sesi latihan dan kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu, serta balapan final pada Minggu, 3 Mei 2026. Hasil Balapan (Race Classification) Berdasarkan hasil resmi balapan, berikut klasemen akhir Queens of the Circuit 2026: 1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1 2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2 3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3 4. Audya Anjani (Krida) 5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport) 6. Patricia Revalina (Putkar Reborn) 7. Belove Athaya (Women in Motorsport) 8. Vivit Fariana (Putkar Reborn) Alinka Hardianti tampil dominan sepanjang balapan dan juga mencatatkan fastest lap dengan waktu 2:06.496. Penyelenggaraan Queens of the Circuit tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian event motorsport berskala internasional, karena digelar bersamaan dengan GT World Challenge dan Mandalika Festival of Speed, yang semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika sebagai salah satu pusat kegiatan balap di Indonesia. Melalui ajang ini, MGPA dan Krida Mataram berharap dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkiprah di dunia motorsport, baik sebagai pembalap maupun dalam berbagai peran profesional lainnya di industri ini. https://detik.in/2026/05/05/queens-of-the-circuit-mandalika-kartini-race-2026/?feed_id=76147&_unique_id=69f9b4c2061d8

Sunday, February 15, 2026

Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak. (Handout)
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan. Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
 
 
Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring. Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur. Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen. Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.
 
 
Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan. Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan
https://bloggerpolri.com/index.php/2026/02/15/sebanyak-47-ribu-penerima-manfaat-19-sppg-polda-sumsel-resmi-beroperasi/?feed_id=58145&_unique_id=69921f8307a9c

Blogger Polri : Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak. (Handout)
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan. Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
 
 
Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring. Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur. Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen. Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.
 
 
Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan. Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan
https://bloggerpolri.com/index.php/2026/02/15/blogger-polri-sebanyak-47-ribu-penerima-manfaat-19-sppg-polda-sumsel-resmi-beroperasi/?feed_id=58025&_unique_id=69921d297c821