This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, October 27, 2026

Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol Korban Kecelakaan di Blok M

Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

[embed]https://youtube.com/shorts/wq6n6ICofMw?si=WUQXeSN3X12idhKK[/embed]

Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

"Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total," kata Suyudi.

Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

"Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan," kata Kombes Firman.

Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

"Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya," kata istri korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"(Status) Sopir sebagai tersangka," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

https://halodunia.net/kapolri-pastikan-polri-jamin-seluruh-pengobatan-ojol-korban-kecelakaan-di-blok-m/?feed_id=445614&_unique_id=6ae0cfed56cc9

Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol yang Dilindas BYD di Blok M

Kapolri Pastikan Polri Jamin Seluruh Pengobatan Ojol yang Dilindas BYD di Blok M

Polri menjenguk ojol korban kecelakaan di Blok M. (Foto: Dok. Instagram Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto)

Jakarta - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memberikan perhatian khusus terhadap insiden kecelakaan yang menimpa pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Kapolri menyebut Polri akan menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh.

[embed]https://youtube.com/shorts/wq6n6ICofMw?si=WUQXeSN3X12idhKK[/embed]

Hal itu disampaikan Kapolri melalui akun Instagram resminya, Selasa (27/10/2026). Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

"Sebagai bentuk kepedulian, Polri menjamin seluruh penanganan medis korban hingga sembuh total," kata Suyudi.

Selain itu, jika kondisi klinis memungkinkan, Karumkit merekomendasikan agar korban dialihkan perawatannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati). Hal itu untuk memastikan perawatan medis berjalan maksimal.

"Insyaallah nanti Bapak Kapolri membantu sampai kesembuhan," kata Kombes Firman.

Dirlantas juga menyampaikan salam Kapolri kepada keluarga korban. Ia mengatakan Kapolri mendoakan driver ojol tersebut segera sembuh. Sementara itu, keluarga korban mengapresiasi bantuan tersebut.

"Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya," kata istri korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"(Status) Sopir sebagai tersangka," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

https://halodunia.net/kapolri-pastikan-polri-jamin-seluruh-pengobatan-ojol-yang-dilindas-byd-di-blok-m/?feed_id=445214&_unique_id=6ae0b8a7d8d8c

Bhayangkari Peduli, Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Salurkan Bansos kepada TKK Polda Banten

Bhayangkari Peduli, Pengurus Bhayangkari Daerah Banten Salurkan Bansos kepada TKK Polda Banten

IMG-20261027-WA0350
Serang – Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Rina Hendra Kurniawan bersama pengurus Bhayangkari Daerah Banten menyalurkan 236 bantuan sosial (bansos) kepada Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Polda Banten. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Polda Banten pada Selasa (27/10). Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan apresiasi Bhayangkari terhadap para pekerja yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan Bhayangkari Peduli ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan, Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta pengurus Bhayangkari Daerah Banten. Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Rina Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan bentuk perhatian, kepedulian, dan penghargaan kepada para pekerja harian lepas yang telah berkontribusi dalam mendukung aktivitas dan kelancaran tugas di lingkungan Polda Banten. “Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu meringankan kebutuhan para penerima bantuan beserta keluarga. Bantuan ini merupakan ungkapan tulus perhatian dan penghargaan dari keluarga besar Bhayangkari Daerah Banten,” ujar Ny. Rina Hendra Kurniawan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima bantuan atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling peduli di lingkungan keluarga besar Polda Banten. Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Bhayangkari Peduli yang dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terhadap seluruh unsur yang mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Banten. “Bantuan sosial ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada rekan-rekan TKK yang telah bekerja keras serta berkontribusi dalam mendukung kelancaran tugas di lingkungan Polda Banten. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima dan keluarganya, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di antara kita,” tambah Kapolda Banten. Melalui kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026 ini, Bhayangkari Daerah Banten berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga kebersamaan dan hubungan kekeluargaan di lingkungan Polda Banten semakin kuat (Bidhumas).
https://detik.in/2026/10/27/bhayangkari-peduli-pengurus-bhayangkari-daerah-banten-salurkan-bansos-kepada-tkk-polda-banten-2/?feed_id=243145&_unique_id=6ae0a840f0a52

Monday, October 26, 2026

Polisi Bersama Masyarakat

Polisi Bersama Masyarakat JAKARTA - Di balik seragam yang dikenakan, seorang polisi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan memastikan kehidupan berjalan dengan aman dan tenteram. Pengabdian tersebut bukan semata-mata tentang menjalankan tugas, melainkan juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pesan mengenai makna pengabdian itu menjadi pengingat bahwa kehadiran polisi seharusnya tidak menimbulkan rasa takut, tetapi menghadirkan perlindungan, kepedulian, dan rasa percaya. Hubungan antara polisi dan masyarakat pun perlu dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta komitmen untuk saling menghormati.
 
View on Threads
 
Pada hakikatnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan tindak kejahatan atau penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Upaya pencegahan, pemeliharaan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut. Pengabdian yang Dirasakan Masyarakat Makna keberadaan polisi dapat dilihat dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seorang ibu dapat mengantar anaknya ke sekolah dengan tenang, pedagang bisa mencari nafkah tanpa dihantui rasa takut, dan anak-anak dapat bermain dengan aman di lingkungan tempat tinggalnya. Situasi tersebut mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Namun, terciptanya rasa aman merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang tidak terlepas dari upaya berbagai pihak dalam menjaga ketertiban. Tidak semua masyarakat mengetahui siapa petugas yang berjaga atau melakukan pengamanan di lingkungan mereka. Bahkan, tidak sedikit yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan polisi yang bertugas menjaga keamanan di suatu wilayah. Meski demikian, kondisi masyarakat yang dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir menjadi salah satu gambaran penting dari keberhasilan pengabdian tersebut. Kebahagiaan seorang polisi tidak semestinya hanya diukur melalui penghargaan, pujian, atau pengakuan atas pekerjaannya. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin ketika masyarakat yang dilindungi dapat hidup dengan aman, tenteram, dan sejahtera. Membangun Kedekatan dan Kepercayaan Hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui kewenangan atau simbol pangkat, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap persoalan warga, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan tersebut. Polisi juga merupakan bagian dari masyarakat. Kehadirannya bukan untuk berdiri berseberangan dengan warga, melainkan bekerja bersama demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Karena itu, upaya menghilangkan jarak antara polisi dan masyarakat perlu terus dilakukan. Hubungan yang dilandasi kejujuran, kepedulian, dan rasa saling percaya dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan. Kepedulian terhadap lingkungan, sikap saling menghormati, serta kemauan untuk bekerja sama dapat membantu mencegah terjadinya gangguan ketertiban. https://detik.in/2026/10/26/polisi-bersama-masyarakat-2/?feed_id=240961&_unique_id=6adf7442832cf

Polisi Bersama Masyarakat

Polisi Bersama Masyarakat JAKARTA - Di balik seragam yang dikenakan, seorang polisi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan memastikan kehidupan berjalan dengan aman dan tenteram. Pengabdian tersebut bukan semata-mata tentang menjalankan tugas, melainkan juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pesan mengenai makna pengabdian itu menjadi pengingat bahwa kehadiran polisi seharusnya tidak menimbulkan rasa takut, tetapi menghadirkan perlindungan, kepedulian, dan rasa percaya. Hubungan antara polisi dan masyarakat pun perlu dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta komitmen untuk saling menghormati.
 
View on Threads
 
Pada hakikatnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan tindak kejahatan atau penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Upaya pencegahan, pemeliharaan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut. Pengabdian yang Dirasakan Masyarakat Makna keberadaan polisi dapat dilihat dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seorang ibu dapat mengantar anaknya ke sekolah dengan tenang, pedagang bisa mencari nafkah tanpa dihantui rasa takut, dan anak-anak dapat bermain dengan aman di lingkungan tempat tinggalnya. Situasi tersebut mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Namun, terciptanya rasa aman merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang tidak terlepas dari upaya berbagai pihak dalam menjaga ketertiban. Tidak semua masyarakat mengetahui siapa petugas yang berjaga atau melakukan pengamanan di lingkungan mereka. Bahkan, tidak sedikit yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan polisi yang bertugas menjaga keamanan di suatu wilayah. Meski demikian, kondisi masyarakat yang dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir menjadi salah satu gambaran penting dari keberhasilan pengabdian tersebut. Kebahagiaan seorang polisi tidak semestinya hanya diukur melalui penghargaan, pujian, atau pengakuan atas pekerjaannya. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin ketika masyarakat yang dilindungi dapat hidup dengan aman, tenteram, dan sejahtera. Membangun Kedekatan dan Kepercayaan Hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui kewenangan atau simbol pangkat, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap persoalan warga, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan tersebut. Polisi juga merupakan bagian dari masyarakat. Kehadirannya bukan untuk berdiri berseberangan dengan warga, melainkan bekerja bersama demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Karena itu, upaya menghilangkan jarak antara polisi dan masyarakat perlu terus dilakukan. Hubungan yang dilandasi kejujuran, kepedulian, dan rasa saling percaya dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan. Kepedulian terhadap lingkungan, sikap saling menghormati, serta kemauan untuk bekerja sama dapat membantu mencegah terjadinya gangguan ketertiban. https://detik.in/2026/10/26/polisi-bersama-masyarakat/?feed_id=240883&_unique_id=6adf7058e51ae

Polisi Bersama Masyarakat : Melindungi Mengayomi dan Melayani

Polisi Bersama Masyarakat JAKARTA - Di balik seragam yang dikenakan, seorang polisi memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan memastikan kehidupan berjalan dengan aman dan tenteram. Pengabdian tersebut bukan semata-mata tentang menjalankan tugas, melainkan juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pesan mengenai makna pengabdian itu menjadi pengingat bahwa kehadiran polisi seharusnya tidak menimbulkan rasa takut, tetapi menghadirkan perlindungan, kepedulian, dan rasa percaya. Hubungan antara polisi dan masyarakat pun perlu dibangun melalui kedekatan, komunikasi, serta komitmen untuk saling menghormati.
 
View on Threads
 
Pada hakikatnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan tindak kejahatan atau penyelesaian masalah yang terjadi di tengah masyarakat. Upaya pencegahan, pemeliharaan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut. Pengabdian yang Dirasakan Masyarakat Makna keberadaan polisi dapat dilihat dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Seorang ibu dapat mengantar anaknya ke sekolah dengan tenang, pedagang bisa mencari nafkah tanpa dihantui rasa takut, dan anak-anak dapat bermain dengan aman di lingkungan tempat tinggalnya. Situasi tersebut mungkin terlihat biasa bagi sebagian orang. Namun, terciptanya rasa aman merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang tidak terlepas dari upaya berbagai pihak dalam menjaga ketertiban. Tidak semua masyarakat mengetahui siapa petugas yang berjaga atau melakukan pengamanan di lingkungan mereka. Bahkan, tidak sedikit yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan polisi yang bertugas menjaga keamanan di suatu wilayah. Meski demikian, kondisi masyarakat yang dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir menjadi salah satu gambaran penting dari keberhasilan pengabdian tersebut. Kebahagiaan seorang polisi tidak semestinya hanya diukur melalui penghargaan, pujian, atau pengakuan atas pekerjaannya. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin ketika masyarakat yang dilindungi dapat hidup dengan aman, tenteram, dan sejahtera. Membangun Kedekatan dan Kepercayaan Hubungan antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Kepercayaan tidak dapat dibangun hanya melalui kewenangan atau simbol pangkat, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap persoalan warga, serta kesediaan untuk mendengarkan aspirasi menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan tersebut. Polisi juga merupakan bagian dari masyarakat. Kehadirannya bukan untuk berdiri berseberangan dengan warga, melainkan bekerja bersama demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama. Karena itu, upaya menghilangkan jarak antara polisi dan masyarakat perlu terus dilakukan. Hubungan yang dilandasi kejujuran, kepedulian, dan rasa saling percaya dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung terciptanya keamanan. Kepedulian terhadap lingkungan, sikap saling menghormati, serta kemauan untuk bekerja sama dapat membantu mencegah terjadinya gangguan ketertiban. https://halodunia.net/polisi-bersama-masyarakat-melindungi-mengayomi-dan-melayani-2/?feed_id=440014&_unique_id=6adf5ce0df529

Saturday, October 24, 2026

Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Perkembangan Informasi Sedunia, Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Digital

 

Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Perkembangan Informasi Sedunia, Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Digital

IMG-20261024-WA0308
  Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, beserta staf dan jajaran mengucapkan Selamat Memperingati Hari Perkembangan Informasi Sedunia yang diperingati pada 24 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perkembangan informasi dan teknologi komunikasi dalam mendukung kemajuan, memperluas wawasan, serta membangun masyarakat yang cerdas dan bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi. Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi. Namun, kemudahan tersebut juga harus diimbangi dengan sikap kritis, tanggung jawab, dan kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks. “Di era digital saat ini, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi, selalu memeriksa kebenaran berita sebelum membagikannya, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ujar Kapolda Banten. Kapolda Banten juga menegaskan bahwa informasi yang akurat, objektif, dan dapat dipercaya memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, memperkuat literasi digital, serta tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan provokasi, fitnah, maupun informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Gunakan prinsip Baca, Tanya, Cek, dan Pastikan sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi. Mari kita bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab, sehingga perkembangan teknologi informasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tambahnya. Kapolda Banten menekankan bahwa Polri terus berkomitmen memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menangkal hoaks serta menjaga persatuan dan kesatuan. Melalui peringatan Hari Perkembangan Informasi Sedunia ini, Polda Banten berharap masyarakat semakin cerdas dalam berliterasi digital, mampu membedakan fakta dan informasi yang menyesatkan, serta menjadikan teknologi sebagai sarana untuk memperkuat persaudaraan, menyebarkan kebaikan, dan mendukung kemajuan bangsa. (Bidhumas).
https://detik.in/2026/10/24/polda-banten-ucapkan-selamat-hari-perkembangan-informasi-sedunia-ajak-masyarakat-bijak-bermedia-digital/?feed_id=238543&_unique_id=6adcc26a38e1a